PROSES DI DALAM ORGAN REPRODUKSI WANITA DAN PRIA

PROSES DI DALAM ORGAN REPRODUKSI WANITA

1. Pengertian siklus menstruasi
Siklus menstruasi adalah proses perubahan hormon yang terus-menerus dan mengarah pada pembentukan endometrium, ovulasi, serta peluruhan dinding jika kehamilan tidak terjadi. Setiap bulan, sel telur harus dipilih kemudian dirangsang agar menjadi matang. Endometrium pun harus dipersiapkan untuk berjaga-jaga jika telur yang sudah dibuahi (embrio) muncul kemudian melekat dan berkembang disana. pembuahan
Menstruasi terdiri dari tiga fase yaitu fase folikuler (sebelum telur dilepaskan), fase ovulasi (pelepasan telur) dan fase luteal (setelah sel telur dilepaskan). Menstruasi sangat berhubungan dengan faktor-faktor yang memengaruhi ovulasi, jika proses ovulasi teratur maka siklus menstruasi akan teratur.

2. Proses fertilisasi Proses pembuahan atau fertilisasi adalah bertemunya sel telur dengan sel sperma untuk bersatu sehingga membentuk zigot, lalu menjadi embrio sebagai cikal bakal janin. Fertilisasi disebut juga sebagai konsepsi, dan inilah awal mula terjadinya kehamilan.
Proses nya adalah sebagai berikut:
1)Ovulasi
2)Sel telur berpindah ke saluran tuba falopi
3)Meningkatnya hormon
4)Jika sel telur tidak dibuahi maka akan luruh dan berubah menjadi siklus menstruasi
5)Jika ada proses fertilisasi
6)Implantasi: perpindahan sel telur yang sudah dibuahi ke rahim

PROSES DI DALAM ORGAN REPRODUKSI PRIA

1. Proses-proses yang Melibatkan Organ Reproduksi Pria
Spermatogenesis melibatkan spermam, sel sertoli, dan sel Leydig. Ketiganya terdapat di dalam tubulus seminiferus. Spermatogenesis dipengaruhi oleh beberapa hormon, yaitu LH (Luteinizing Hormone) dan FSH (Follicle Stimulating Hormone). Kedua hormon tersebut dihasilkan oleh kelenjar hipofisis anterior. Spermatogenesis terjadi melalui tiga tahap, yaitu tahap penggandaan, tahap pertumbuhan, dan tahap pematangan. Sperma terdiri atas bagian kepala dan ekor. Pada membran yang melindungi ujung kepala sperma terdapat selubung yang disebut akrosom. Bagian ekor berfungsi sebagai alat gerak sperma. Pada pangkal ekor terdapat badan sperma yang mengandung mitokondria. Mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi untuk pergerakan sperma.